Chains of silent words trying to voice their own meanings.
Friday, 13 May 2016
Selamat
Dulu bahagia walau beda
Karena sama tidak selalu tertawa
Dulu indah meski lemah
Sebab kuat terlalu jumawa
Kini temu berwujud dalam kalimat
Dan tutur saya hanya selamat
No comments:
Post a Comment