Kamu itu super rupawan
Tapi sering ditipu oleh pelukan
Cita kamu setinggi awan
Jangan sampai jatuh jadi korban
Kepala kamu berisi ragam angan
Hanya karena palsu hilang jangan
Sudah menetes banyak keringat perjuangan
Dunia ini rawan, rasa itu lawan
Tipuan menawan putus kita sebagai kenangan
Benar kamu ingin hapus aku dalam ingatan?
Teman, pulang ke jalan sadar
Hidup tak melulu cinta-cintaan
Kasih sayang buat kamu lapar
Apa tujuan kamu di masa depan?
Apa kamu lupa sukses sebagai impian?
Rumah adalah alasan dan dukungan
Jangan, peduli dibilang iri
Jangan, khawatir dikata nyinyir
Bukan dengki pun benci
Tidak menggurui apalagi menyindir
Cuma ingin kamu kembali
Dari teman yang menulis kamu di puisi.
No comments:
Post a Comment